Photo : © ist.

HEWAN Kucing memang punya sejuta cara untuk bikin pemiliknya geleng-geleng kepala. Ada saja tingkah unik bin ngeselin yang mereka lakukan untuk mencari perhatian. Nah, apakah kucingmu juga begitu?

Salah satu kebiasaan unik mereka adalah menggigit tangan. Lagi asik main, tiba-tiba dikasih ‘kecupan gigi’ sama anabul. Seringnya gak sakit, cuma bikin kaget. Nah, penasaran gak, sih, kira-kira kenapa kucing suka menggigit tangan kita? 

Kenapa kucing suka menggigit tangan kita?

Sebenarnya, menggigit merupakan salah satu cara kucing berkomunikasi. Bisa jadi, kucing menggigit untuk memberitahukan sesuatu yang ia mau pada pemiliknya atau orang di sekitarnya. Meski demikian, perlu diketahui bahwa gigitan antara anak kucing alias kitten dan kucing dewasa maknanya bisa berbeda.

Untuk mengartikan maksud kucing menggigit, kamu perlu melihat tingkahnya yang lain. Misal, jenis gigitannya, apakah tajam atau sekadar love bite, atau kapan kucing biasanya memberikan gigitan. 

Beda waktu dan momen bisa jadi beda maksudnya. Lantas, apa sih alasan kucing  menggigit tangan kita?

1. Kebiasaan bersosialisasi anak kucing

Bagi Anak kucing, menggigit berkaitan erat dengan sosialisasi. Ketika kitten tinggal dengan induk serta anak kucing lain, ia akan mempelajari aturan main untuk gak saling menyakiti. Termasuk memahami bahwa gigi dan cakar miliknya bisa melukai dan digunakan untuk berburu mangsa.

Nah, ketika kitten dipisahkan terlalu dini dengan induknya, ia mungkin gak diajarkan hal sama. Akhirnya, menggigit jadi kebiasaan yang terus berkembang hingga dewasa, melansir The Spruce Pet. Kamu perlu mengajarkannya agar gak terus menggigit dan mencoba cara membuat kucing hidup akur ketika mengenalkannya dengan kucing lain.

Simak Juga :  Perolehan Medali Sementara Porprov Kepri 2022, Batam Memimpin

2.Tumbuh gigi dan eksplorasi lingkungan

Masih pada anak kucing, menggigit tangan atau apapun bisa jadi tanda kalau ia sedang tumbuh gigi. Pada usia ini, gigitan kucing mungkin terasa menggelikan, tetapi akan berubah makin menyakitkan ketika gigi dewasanya tumbuh lengkap.

Menggigit pada kitten juga bisa diartikan bahwa ia sedang menjelajahi lingkungannya. Anak kucing akan belajar mengenal siapa atau apa yang boleh digigit atau tidak. 

3. Insting alami

Di alam liar, kucing perlu berburu untuk mendapatkan makanan. Ia pun harus menggigit bahkan merobek mangsanya dengan gigi. Kebutuhan untuk bertahan hidup itulah yang menjadi insting alami kucing, terlebih kucing outdoor

Pada kucing indoor, kebiasaan tersebut bisa berkurang, tetapi gak sepenuhnya hilang.  Menurut Pam Johnson Benett, penulis sekaligus pakar tingkah laku kucing pada Newsweek, ketika kucing gak diberikan stimulasi yang cukup untuk menyalurkan hasrat alaminya, maka ia akan menggigit apapun sebagai gantinya, termasuk tanganmu.

4. Gak suka dielus

Menggaruk bulu kucing memang stress relieved banget, kan? Namun, kamu perlu hati-hati, bisa-bisa mendapat gigitan dari anabul. Sebab, gak semua kucing suka petting alias dielus-elus. Alasannya, bisa macam-macam, karena tiap kucing punya karakteristik atau momennya sendiri.

Dilansir Pets Radar, kamu perlu tahu dulu, kira-kira si anabul sedang mau dielus atau gak. Caranya, dekatkan telapak tangan terlebih dahulu alih-alih langsung menyentuhnya. Jika kucing mengelak, bisa jadi ia sedang gak pengin dibelai.

Simak Juga :  Game Sepak Bola "FIFA" Segera Ganti Nama

5. Gak sengaja memegang bagian tubuhnya yang sakit

Ada kalanya, kucing tiba-tiba menggigit saat sedang petting. Padahal sebelumnya terlihat sangat menikmati. Hal tersebut tentu membuatmu berpikir, ada apa dengannya. Jika mengalami hal demikian, itu tandanya kucing minta berhenti dibelai.

Selain itu, kenapa kucing suka menggigit tangan secara mendadak, bisa jadi ia sedang terluka. Cek bagian tubuh kucing dengan hati-hati, lalu dapatkan bantuan dokter secepatnya, ya!

6. Love bite

Sesuai namanya, gigitan ini menunjukkan kasih sayang dan kepercayaan. Gigitan cinta biasanya gak menimbulkan sakit. Terkadang cenderung geli dan akan dilepas begitu kucing selesai menggigit.

Bisa jadi, saat sedang asik tidur di kaki atau tanganmu, tiba-tiba kucing akan menggigit. Kalau kamu gak menyukainya, bisa komunikasikan dengan anabul, ya! Caranya, cukup kode kucing dengan pura-pura menangis atau menjauh sejenak setiap kali ia mulai menggigit. Dengan begitu, kucing akan mengasosiasikan bahwa gigitannya gak kamu sukai.

7. Takut dan merasa gak aman

Kucing merupakan hewan yang menyukai zona nyaman. Ketika terjadi perubahan, bisa-bisa ia mengalami ketakutan yang berujung pada tindakan defensif atau melindungi diri. Rasa gak aman ini bisa terjadi ketika kamu menambah anggota baru ke rumah (baik manusia atau hewan peliharaan lain), merenovasi rumah, atau hal lainnya.

Kalau sudah begini, kamu perlu PDKT ulang dengan si kucing. Dilansir Purina UK, pemberian camilan dan gak memberikan hukuman fisik akan mempermudah meredakan respons agresif kucing. Lakukan secara perlahan dan hindari memaksa mendekati anabul saat ia gak mau.

Simak Juga :  Puncak Gelombang Covid-19 Varian Baru Terjadi Dua Bulan Lagi?

Memahami sinyal komunikasi kucing

Untuk memahami maksud anabul melalui gigitannya, hal-hal berikut perlu kamu perhatikan. Dilansir Daily Paws, respons fisik dan gestur kucing ini bisa membantumu mengerti apa yang dirasakannya. 

  • Bersuara. Suara lirih yang terasa seperti getaran (purring) merupakan salah satu tanda kucing nyaman. Ketika ia menggigit sambil mengeluarkan suara tersebut, bisa jadi ia sedang bercanda. Sebaliknya, kalau ia mengeong sembari menggigit, mungkin sebaiknya kamu menjaga jarak terlebih dahulu
  • Telinga. Saat telinga menghadap ke belakang atau flat, ini menandakan kucing sedang waspada atau gelisah. Adapun ketika ia merasa nyaman, telinganya cenderung menghadap depan
  • Mengibaskan ekor. Sama seperti telinga, ekor yang mengibas kuat menandakan kucing sedang dalam posisi awas dan gak nyaman. Jika ia menggigit sembari menggoyangkan ekor ringan, berarti bukan gigitan agresif
  • Cakar. Cakar kucing hanya keluar ketika ia terancam, merasa gak aman, atau bermain seolah-olah mengejar mangsa. Ketika gak dalam kondisi tersebut, kucing akan jarang mengeluarkan cakar-cakarnya
  • Pupil mata. Saat sedang rileks, tatapan kucing pun seperti biasa saja. Ketika bersemangat, mata kucing biasanya membulat seperti boba. Alih-alih jadi mode boba eyes, kucing yang menggigit dengan marah cenderung memiliki tatapan tajam seolah siap menerkam.

Mengingat karakteristik kucing berbeda-beda, mungkin perlu waktu untuk memahami kenapa kucing suka menggigit tangan kita. Tenang saja! Kamu akan terbiasa jika sering berinteraksi dengan anabul. Sebagai catatan, hindari memberikan hukuman fisik pada anabul, ya! Cukup ingatkan perlahan ketika ia mulai bertindak menggigit yang mengganggu.

(*)

Google News